Kamis, 15 Mei 2014

Kerukunan Agama di Indonesia

Sejak zaman dahulu, nenek moyang di Indonesia sudah memiliki agama. Tapi, agama yang dianutnya adalah suatu kepercayaan yaitu animism dan dinamisme. Seiring berkembangnya zaman, sekarang sudah memilik berbagai macam agama. Agama yang masuk ke Indonesia yang dapat diterima oleh masyarata Indonesia adalah agama Hindu, Budha, Kristen, Katolik dan islam. Setiap agama – agama tersebut memiliki sejarah dan perkembangannya masing – masing.


Agama islam adalah agama yang paling banyak pemeluknya, namun begitu meskipun mayoritas penduduk Indonesia beragama islam bukan berarti Negara Indonesia itu adalah Negara uslam. Di dalam pancasila tertera Undang Undang tentang kebebasan memeluk agama. Oleh karena itu penduduk Indonesia diwajibkan dan dibebaskan unutk memeluk agama sesuai dengan kepercayaannya masing – masing. Jadi, Negara Indonesia sangat menjunjung tinggi tentang agama.
Kerukunan umat beragamaadalah hal yang penting untuk mencapai sebuah kesejahteraan hidup. Walaupun mayoritas penduduk Indonesia memluk agama islam, ada beberapa agama lain yang dianut contohnya Kristen, katolik, hindu dan budha. Setiap agama pasti punya cara masing – masing dalam beribadah. Sebagai satu saudara kita harus menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia agar Negara kita tetap menjadi satu keatuan yang utuh. Perbedaan agama yang terjadi di Indonesia bukan menjadi penghalang u tuk saling berinterakis. Jadi, bersosialisasi dengan orang yang berbeda suku atau agana, itu bukan merupakan suatu penghalang untuk berinteraksi.
Sekarang ini, kerukunan antar beragama juga dsangan diperlukan. Banyak kasus yang terjadi di Indonesia akibat pertikaian antar pemeluk seagama, itu terjadi karena perbedaan aliran antara agama mereka.
Kerukunan antar pemeluk agama yang sama, yaitu suatu bentuk kerukunan yang terjalin antar masyarakat penganut satu agama. Misalnya, kerukunan sesame orang islam atau kerukunan sesame penganut agama Kristen. Sedangkan kerukunan antar umat beragama lain yaitu suatu bentuk kerukunan yang terjalin antar masyarakat yang memeluk agama yang berbeda – beda. Misalnya, kerukunan antar umat island an Kristen, antara pemeluk Kristen atau budha, atau kerukunan yang dilakukan oleh semua agama.
 
Cara untuk menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia yaitu dengan cara :
  1. Menjunjung tinggi rasa toleransi antar umat beragama, baik sesama antar pemeluk agama yang sama maupun yang berbeda.
Rasa toleransi bias berbentuk dalam macam – macam hal, misalnya perijinan pembangunan tempat ibadah oleh pemerintah, tidak saling mengejek dan mengganggu umat lain, atau memberi waktu pada umat lain untuk beribadah bila sudah waktunya tiba.
  1. Membantu sesama
Jangan melakukan tindak kekerasan terhadap suatu agama, terutama saat mereka membutuhkan bantuan. Misalnya disuatu daerah mengalami bencana alam yang mayoritas penduduknya adalah agama Kristen. Lalu bagi kalian yang memeluk agama lain harus saling membantu, karena manusia adalah makhluk social yang saling membutuhkan orang lain satu sama lain.
  1. Menghormati orang lain
Jagalah rasa hormat kita terhadap orang lain tanpa memandang mereka beraga apa. Contohnya dengan bicara yang sopan dan tidak marah. Hal tersebut pastinya akan mempererat kerukunan antar umat beragama di Indonesia
  1. Menyelesaikan masalah dengan kepala dingin
Bila ada masalah agama, selesaikanlah dengan kepala dingin, tanpa harus saling menyalahkan agama orang satu sama lain. Kerukuna umat beragama di Indonesia adalah harapan dan dambaan semua orang. Semua orang menginginkan hidip yang aman dan tentram. Untuk itu, diperlukan kesadaran dari dalam diri masing – masing.
Apabila orang yang beragama dapat mempelajai agamanya dengan sugguh – sunggu, maka orang tersebuat akan membawa ketenangan, bukan kekacauan. Kedamaian di Negara ini akan tercipta dengan orang – orang yang seperti itu. Apabila Negara ini tenang dan damai, maka semua orang akan  tenang dalammejalani ibadahnya juga. Tidak ada yang saling mengganggu dan saling memusuhi.

1 komentar: