Kamis, 06 November 2014

Membetulkan Dan Mengefektifkan Kalimat

A.     Pengantar
Untuk dapat membetulkan sesuatu, kita harus mengetahui dengan tepat letak kesalahan terlebih dahulu. Tanpa mengetahui letak kesalahannya, suatu pembetulan mungkinjustru menyebabkan kesalahan atau kerusakan yang lebih parah dari sebelumnya. Demikian pula dalam pembetulan suatu kalimat. Kesalahan penyimpangan dari aturan yang benar atau betul. Pada garis besarnya kesalahan itu dapat dibedakan menjadi kesalahan ejaan (termasuk didalamnya kesalahan tanda baca) dan kesalahan tata bahasa.
Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat ditangkap dan mudah dipahami oleh pembaca, menghayati masing-masing tuturan itu. Keterpahaman inilah yang menjadi salah satu kriterian kalimat efektif. Kriteria lain adalah kelaziman. Pemakaian kata, susunan frasa dan kalimat tertentu dipandang lazim dalam ragam bahasa tertentu, namun belum tentu lazim dalam ragam bahasa lain.

Rabu, 22 Oktober 2014

Pembentukan Lebih Lanjut

        Pembentukan lebih lanjut adalah pembentukan kata turunan melalui proses morfologi Bahasa Indonesia dengan kata – kata serapan sebagai bentuk dasarnya.

Kata – kata yang diawali oleh konsonan hambatan tak bersuara /p/, /t/, /k/, dan geseran
   apiko alveolar /s/ jika mendapat awalan meng- atau peng-  fonem tersebut hilang atau
   luluh,
   Contohnya:   Orang itu memukul bola dengan sangat baik.
                         Pemuda itu menyusun tugasnya dengan sangat rapih.

Kata – kata  serapan diawali dengan konsonan bilabial tak bersuara /p/ seperti : paket,
   potret, piket. Jika mendapat awalan meng- dan peng- atau peng-an, kata – kata tersebut
   diperlakukan sama dengan kata – kata dalam Bahasa Indonesia yang lain.
   Contohnya : Wanita itu sangat hebat dalam memotret.
                  Agus sedang memaketkan motornya.

Rabu, 15 Oktober 2014

Penulisan dan Penggunaan Tanda Baca Sesuai EYD

a. Penulisan Huruf Kapital :

     - Sebagai huruf pertama yang berhubungan dengan nama Tuhan dan Kitab Suci.
Contoh : Semoga Dia memberikan ridho-Nya
       Hanya Dia-lah yang kami sembah

     - Dalam kaitannya dengan nama diri, gelar kehormatan, keturunan, atau kagamaan
         Contoh : Nabi Muhammad SAW
               Pangeran Diponegoro

     - Nama jabatan apabila dikaitkan dengan nama instansi atau nama daerah sebagai
        pengganti nama diri
        Contoh : Gubernur Jawa Barat
               Walikota Bekasi

     - Nama diri atau nama lembaga yang terdiri atas beberapa kata
        Contoh : Thomas Yuni Gunarto
               Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

     - Kata sapaan dari kata yang menunjukkan kekerabatan yang digunakan untuk
        menyebut lawan bicara
        Contoh : “Pak, saya ingin bertanya.”
               “Bu, berapa harga buah ini ?”

     - Kata “anda” yang merupakan kata ganti seperti halnya kamu dan engkau
        Contoh : Saya sudah mengganti seperti yang Anda inginkan
               Apakan Anda ingin duduk ?

     - Kata – kata yang digunakan dalam pengertian khusus
        Contoh : Presiden Republik Indonesia akan mensahkan UU mengenai pilkada.
                       Anas diterima menjadi mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas                              Gunadarma  tahun kuliah 2013/2014.

Kamis, 15 Mei 2014

Kerukunan Agama di Indonesia

Sejak zaman dahulu, nenek moyang di Indonesia sudah memiliki agama. Tapi, agama yang dianutnya adalah suatu kepercayaan yaitu animism dan dinamisme. Seiring berkembangnya zaman, sekarang sudah memilik berbagai macam agama. Agama yang masuk ke Indonesia yang dapat diterima oleh masyarata Indonesia adalah agama Hindu, Budha, Kristen, Katolik dan islam. Setiap agama – agama tersebut memiliki sejarah dan perkembangannya masing – masing.

Konflik Antar Muka di Indonesia


Negara Indonesia mempunyai banyak klub sepakbola. Sepakbola itu merupakan jenis olahraga yang favorit di kalanganan dunia, yang diminati oleh kaum laki-laki meskipun ada kaum wnaita yang bermain. Indonesia memiliki ratusan bahkan ribuan klub sepakbola yang tersebar di setiap daerah, contohnya Arema (Malang), Persela (Lamongan), Persebaya (Surabaya), Persib (Bandung), Persiba (Balikpapan), Persik (Kediri), Persija (Jakarta), Persijap (Jepara), Persipura (Jayapura), Persisam (Samarinda), Sriwijaya (Palembang), dll. Sepakbola sangat identik dengan supporter, bila tidak ada supporter maka sepakbola di Indonesia tidak akan sepakbola di Indonesia menjadi persaingan yang kompetitif.

Kamis, 08 Mei 2014

Manusia dan Kebudayaan

       Kebudayaan berasal dari kata kultur yang dalam kata Latin adalah cultura (kata kerjanya, colo,colore) dan artinya memelihara atau mengerjakan, mengolah. Kebudayaan culture, dalam kata Sanskerta adalah budaya, dalam bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal. Dengan demikian, kebudayaan dapat diartikan hal-hal yang bersangkutan dengan akal, atau daya dari budi. Manusia sebagai makhluk yang berbudi dan berakal tanpa dipungkiri berhubungan dengan budaya baik itu budaya lokal maupun luar, manusia pasti berpatokan pada suatu budaya dalam hidupnya.

Manusia dan Keadilan

      Keadilan adalah sebuah keputusan yang di ambil oleh seseorang atau kelompok yang memang sudah pantas di berikan sesuai dengan perilaku atau sikap dari seseorang atau kelompok tersebut, Maka dari itu keadilan tidak bisa dipisahkan dari manusia. Karena manusia sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup sendirian di dunia ini maka dalam hidup berkelompok atau bermasyarakat kita memerlukan sebuah hukum atau aturan yang harus adil untuk setiap manusia.

Minggu, 04 Mei 2014

Ilmu Budaya Dasar

BAB I
 (Tinjauan Tentang Ilmu Budaya Dasar)

A.  Pendahuluan
Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah salah satu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilani, tentang kebudayaan, tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam hidup sehari-hari. Mata kuliah ini di harapkan agar lulusan perguruan tinggi kita dari semua jurusan dapat mepunyai suatu kesamaan bahan pembicaraan. Adanya kesamaan ini dapat di harapkan, agar interelasi antara intelektual kita lebih sering dengan akibat yang positif bagi pembangunan negara kita pada umumnya dan perbaikan pendidikan khususnya.